Dalam rangka pengembangan usaha ekonomi produktif pada desa model konservasi di kawasan penyangga TN Gunung Leuser, 21 s/d 22 Nopember 2018 lalu, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) mengadakan kegiatan pembentukan kelompok dan pelatihan petani lebah madu di Desa Namo Sialang (Tangkahan), Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 30 orang petani dari 2 desa (Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang) ini, Balai penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli menugaskan 2 orang Teknisi Litkayasa, yaitu Aam Hasanudin, S.Hut dan Firman untuk hadir sebagai narasumber.

Baca artikel selengkapnya yang telah dimuat pada Website Badan Litbang dan Inovasi KLHK di Link ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *